Copyright © it's about life
Design by Dzignine
Selasa, 11 Maret 2014

Puisi #3 -KAU DAN MALAMKU-

Dibuat sewaktu kelas 2 SMP, puisi pertama yang berhasil tampil di majalah Dinas :)))


KAU DAN MALAMKU

Ku termenung dalam kesunyian malam
Ku tersudut dalam kegelapan malam
Ku tatap bulan yang muram
tertutup mendung yang hitam

Suara jangkrik dan kodok bersahutan
memecah keheningan malam
Angin malam berhembus sepoi-sepoi
menambah dinginnya malam yang menusuk jiwa ini

Malam itu..
Tak sesuram malam sekarang
Kau selalu bersamaku
Canda,tawa, ceria, kita
mengiringi jalannya malam

Tapi
Sekarang kau tlah pergi begitu saja
Bagai ditelan bumi
Meninggalkanku sendiri

Ku merindukanmu.. sangat rindu
ku ingin bertemu denganmu
tapi jurang pemisah diantara kita terlalu lebar

Lama ku termenung ku sadar
kita tak mungkin bertemu
Kau sudah disana
Sedagkanku
hdupku masih lma
pagi yang cerah menantiku di depan
Dan ku harus bisa
menjalani malam ini
tanpa dirimu..

-endah-2008 

Puisi #2 -AKU DAN DIA-

puisi ini dibuat sewaktu SMP, mungkin sekitar tahun 2008

AKU DAN DIA

Mungkin aku memang tak cantik
aku memang tak rupawan
aku memang tak elok
aku memang tak sempurna
seperti yang kau ingin

Aku dan dia
memang sangat berbeda
bak sebutir kerikil dan mutiara

Aku tahu, bagimu aku adalah kerikil
jelek, kusut, kasar
dan dia adalah sebutir mutiara
indah, berkilau, sempurna

Sakit rasanya hati ini
saat kau cerita tentang dirinya
yang begitu memesona
dimatamu..

Sakit.. sakit sekalii
hati ini..
saat kau bandingkan diriku dengan dirinya
yang memang tak sebanding

Tapi tolongg
hargai aku
sedikiitt saja
sebagai orang yang mencintaimu

walau diriku tak sempurna dimatamu
walau diriku tak memesona dihadapanmu
walau diriku tak berguba bagi hidupmu
walau diriku tak terkesan di hatimu
daann..
walau diriku tak pernah bisa mendapatkan cintamu

-endah-2008

Puisi #1

Puisi ini dibuat masih agak baru, semasa SMA mungkin... dibuat disaat bimbang menentukan pilihan



PILIHAN

Pilihan
Sebuah kata peuh arti
Pilihan
Sebuah kata sarat makna
Pilihan
Sebuah pilihan paling membingungkan
tapi memilih adalah hal yang harus dilakukan

Pilih makan atau minum
Pilih kaya atau ilmu
Pilih sahabat atau kekasih
Pilih waktu atau uang
Itu adalah sebuah pilihan

Hidup
Hidup inipun penuh piliihan

pilih jujur bisa hancur
pilih bohong nanti dosa
pilih baik tapi dijauhi teman
pilih menyeleweng tapi banyak teman

Itu pilihan
semua sulit
semua berat
dan semua berakibat

kadang pilihan baik membuat jatuh
dan pilihan buruk membuat naik

tapi yakinlah
pilihan-pilihan yang baik
pada akhirnyaa
akan berakibat baik pulaa

-endah- 2011-
Berdasar dorongan beberapa teman2, maka saya share beberapa puisi lawas saya, yang dibuat dimasa2 labil, beberapa tahun yang lalu....
Enjoy it, and don't be galau
Ada kalanya hal yang selalu menjadi penyemangat
hal yang selalu menjadi penghibur
hal yang selalu menjadi penggembira
menghancurkan kita sampai titik terbawah!
-sekian-
Kamis, 10 Oktober 2013

Curahan Hati tentang Kerinduan


Kerinduan pada ibu mungkin mencapai puncaknya pada hari ini, tidak hanya ibu, ayah juga..  Hampir sebulan aku tidak bertemu dengan mereka. Mungkin bagi anak-anak lain sebulan itu bukan apa2.. Tapi bagiku yang setiap seminggu sekali pasti bertemu, waktu sebulan itu cukup menyiksa..

Ya saat ini kedua orang tuaku tengah pergi untuk tujuan yang baik, melaksanakan perintah Allah SWT. Dan sudah sepantasnya aku mensyukuri hal tersebut. Apalagi kepergian sementara mereka saat ini, cukup menyadarkanku banyak hal. Betapa beharganya kehadiran mereka disisiku.

Dulu, sebagai anak kos, aku selalu pulang seminggu sekali. Selalu berjumpa dengan mereka setiap minggu. Hingga hal ini hanya menjadi sebuah rutinitas bagiku, tanpa memberikan sebuah makna pertemuan yang lebih. Padahal kepulanganku sangat ditunggu oleh ibu, ia selalu menyambutku dengan senyuman dan "Alhamdulillah, pulang juga kamu nak.. ". Tapi hal itu hanyalah sebuah sapaan biasa menurutku. Hingga pada saatnya kini aku merasakan betapa aku merindukan senyum dan sapaa itu ketika aku pulang. Betapa aku merindukan sosok ibu.

Memori semua tentang ibu seakan berputar malam ini. Aku ingat betapa nakalnya aku saat kecil dulu, Aku ingat pernah ngambek beberapa hari, Aku ingat betapa sebelnya aku dengan ibu, Aku ingat betapa aku kecewa dengan ibu dan aku ingat betapa aku marah dengan ibu. Yaa, ibuku memang tipe perfeksionis, sehingga hal sekecil apapun harus benar2 perfect. Melakukan kesalahan kecil kadang harus siap mendengarkan omelan ibu yang panjang. Dan jika jiwa ini sedang tidak bersahabat, maka tak segan ku jawab kata-katanya dengan kemarahan. Tak jarang terjadi perdebatan yang hebat di antara kami. Dan harus kuakui semua perkataan ibu memang benar. Tapi bukan maaf yang terucap dari bibirku, rasanya bibir ini lebih memilih diam daripada berucap maaf. Aku lebih memilih diam sampai keadaan kami membaik dengan sendirinya dan akhirnya kata maaf hanya berucap sekali dalam setahun.

Dan kini, ketika ibu sedang pergi aku mulai membayangkan beliau ketika tua nanti. Duluu sama sekali tidak terbersit dalam pikiranku untuk tetap tinggal di Jogja dan menemani kedua orangtuaku yang semakin menua. Tapi kini, hal itu selalu membayangiku setiap hari. Aku ingin kedua orang tuaku selalu bahagia dengan kehadiran anak2nya disampingnya menemani masa tua mereka. Aku ingin orang tuaku selalu sehat dan selalu bahagia....

Ketika raga tak bisa berjumpa, maka doa yang bisa terhantar
semoga ayah dan ibu selalu sehat, selalu dalam lindungan Allah
maafkan anak-anakmu ini...
kami tunggu kepulangan ayah dan ibu 3 minggu lagi...
semoga Allah memberikan umur panjang kepada kita



Jumat, 26 Juli 2013

Ramadhan



Ramadan has been running for more than 15 days. Ramadan this year coincides with the semester breaks, so I have a lot of spare time. But I didn’t use my spare time well. My Ramadan activities this year was not much different from the last years of Ramadan.  I didn’t do my best during this Ramadan. Much time I spent for sleep. I knew that this activity was wasting time.